Tuesday, December 6, 2011

Selamatkan Hutan Mangrove Indonesia

Indonesia merupakan negara dengan luas lautannya yang lebih besar daripada luas daratannya. Tak heran, Indonesia merupakan peringkat pertama negara dengan luas hutan mangrove terbesar di dunia dengan luas 3,8 juta hektar atau sekitar 40 persen dari jumlah total luas hutan mangrove dunia.  Dari sekitar 40 persen tersebut, sekitar 75 persen berada di Papua, Sumatera dan Kalimantan. Ironisnya, belakangan ini dilaporkan sekitar 50 persen hutan mangrove Indonesia telah rusak. Kerusakan itu lebih banyak disebabkan oleh pembukaan lahan kebun kelapa sawit, usaha tambak di bibir pantai, penebangan kayu, pencemaran bibir pantai dan beberapa sebab lainnya. 


Sebenarnya banyak sekali manfaat hutan mangrove ini bagi kehidupan semua makhluk hidup.  Hutan mangrove mempunyai fungsi utama untuk meredam gelombang dan angin, pelindung dari abrasi dan pengikisan pantai oleh air laut, penahan intrusi air laut ke darat, penahan lumpur dan perangkap sedimen. Hutan mangrove juga terbukti sebagai penghasil sejumlah besar detritus bagi plankton yang merupakan sumber makanan utama biota laut. Sebagai daerah asuhan (nursery grounds), tempat mencari makan (feeding grounds), dan daerah pemijahan (spawning grounds) berbagai jenis ikan, udang dan biota laut lainnya. Sebagai habitat bagi beberapa satwa liar, seperti burung, reptilia (biawak, ular), dan mamalia (monyet). Sebagai penghasil kayu konstruksi, kayu bakar, bahan baku arang, dan bahan baku kertas. Dan tidak mustahil, hutan mangrove dapat dikelola menjadi lokasi ekowisata.


Kerusakan hutan mangrove di Indonesia sudah seharusnya menjadi tanggung jawab kita bersama. Pemerintah sudah seharusnya mempertahankan kondisi mangrove yang masih ada dengan menghentikan perizinan yang bertujuan mengkonversikan hutan mangrove menjadi bentuk lain seperti tambak, pertanian, HPH, industri, pemukiman dan sebagainya. Selanjutnya rehabilitasi hutan dapat dilakukan pada hutan mangrove yang memiliki kondisi yang paling kritis dan butuh penanganan segera.Selain itu pemerintah juga wajib memberikan pendidikan pelestarian lingkungan sejak dini kepada masyarakat. Dengan mengajarkan bahwa pelestarian hutan mangrove adalah salah satu cara membuat bumi semakin baik dan sangat bermanfaat untuk anak cucu kelak. Namun sudah seharusnya muncul kesadaran dari diri sendiri untuk peduli dengan kelangsungan hutan mangrove di bumi Indonesia kita tercinta. Mari cintai bumi kita ini demi kelangsungan kehidupan anak cucu kita kelak.

Levi Strauss Sang Penemu Jeans

Siapa yang tidak tahu celana jeans ? Siapa di antara kita yang tidak pernah memakai celana yang bisa dibilang "wajib punya" bagi semua orang ? Hampir semua orang pasti sering menggunakan jenis celana ini. Namun pernahkah anda terpikir tentang kisah di balik celana jeans yang sering kita kenakan ini ? Sejarah mencatat, celana jeans tidak dirancang dan dibuat oleh designer ternama tetapi celana jeans dibuat oleh seorang pemuda berusia 20 tahun yang sedang merantau.

Awalnya, cerita celana jeans ini berasal dari Genoa, Italia. Di sana celana jeans diproduksi untuk keperluan angkatan laut. Meskipun berasal dari Italia, namun celana tebal ini tak akan popular tanpa campur tangan perantau muda bernama Levi Strauss yang datang untuk mengadu nasib di California.  Levi Strauss dilahirkan Lob Strauss pada 26 Februari 1829 di Buttenheim, Bavaria. Pada tahun 1853, Strauss pindah ke San Francisco, California dengan berbekal benang, kain, kancing, dan gunting, serta kanvas untuk tenda. Namun modal nekatnya tak sia-sia, potongan tekstilnya laku keras dan hanya menyisakan segulung kanvasnya. Dengan memanfaatkan bakatnya, ia pun membuat sepotong celana kerja untuk para pekerja tambang, hingga laris manis karena bahannya tidak mudah rusak. 

Dengan pikirannya yang kreatif, Strauss pun memodifikasi jahitannya dengan menggunakan bahan yang didapatnya dari Genoa, Italia. Karena nama bahan tersebut “genes” maka Strauss mengubah namanya menjadi jeans agar lebih enak didengar. Ia pun mulai memproduksi celana jeans pertama dengan merk “Levi’s” yang diambil dari nama depannya.

Sejak saat itulah, jeans mulai menjadi pakaian resmi para penambang. Beberapa waktu setelah itu, ia pun bekerja sama dengan seorang pengusaha sukses Jacob Davis untuk mendapatkan hak paten di tahun 1873. Pada masa itu, keberadaan jeans mulai mendongkrak dimana-mana. Meskipun telah dimodifikasi dengan bahan yang lebih lembut dari bahan awal, namun celana ini tetap disebut sebagai jeans dan sudah digunakan oleh siapa pun selain para penambang.
Perjalanan hidup Levi Strauss menjadi pengusaha jeans besar sebenarnya dari ketidaksengajaan. Dari hal kecil di lingkungan sekitar kita, dapat menjadi suatu peluang usaha bisnis besar. Banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari perjalanan hidup Levi Strauss ini. Kesuksesan tidak bisa datang dengan sendirinya, diperlukan doa dan usaha maksimal untuk mendapatkannya.  

Orang Utan Kini Terancam


Orang utan atau yang sering disebut mawas adalah sejenis kera besar dengan lengan panjang dan berbulu kemerahan atau kecoklatan. Nama orang utan diambil dari bahasa Melayu yang berarti manusia hutan. Orang utan memiliki kekerabatan dekat dengan manusia pada tingkat kingdom animalia, dimana orang utan memiliki tingkat kesamaan DNA sebesar 96.4%. Spesies ini adalah salah satu hewan endemik langka yang hanya ditemukan di hutan tropis Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan. Contohnya saja orang utan Sumatera sudah masuk dalam klasifikasi Critically Endangered dalam daftar IUCN. Populasinya menurun drastis dimana pada tahun 1994 jumlahnya mencapai lebih dari 12.000, namun pada tahun 2003 menjadi sekitar 7.300 ekor. Data pada tahun 2008 melaporkan bahwa diperkirakan jumlah Orang utan Sumatra di alam liar hanya tinggal sekitar 6.500 ekor.


Lalu apa yang menyebabkan populasi orang utan dapat menurun drastis dari tahun ke tahun ? Jawabannya tak lain dan tak bukan adalah ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Belakangan ini penganiayaan dan pembantaian terhadap orang utan semakin marak. Studi penelitian yang dilakukan oleh The Nature Conservacy (TNC) dan 17 LSM lainnya menunjukan bahwa 54 persen orangutan di Kalimantan dibunuh untuk di makan dagingnya. Masyarakat yang diwawancarai dalam penelitian ini mengatakan bahwa daging orangutan ini enak dan manis. Menurut saya hal ini terjadi karena masyarakat sekitar yang kurang mengetahui tentang orang utan sebagai hewan yang sangat dilindungi. Seharusnya pemerintah melakukan penyuluhan kepada masyarakat sekitar agar mereka peduli dan menjaga hewan langka tersebut sehingga populasinya tidak berkurang lagi.

Bentuk penganiayaan dan pembantaian orang utan yang kedua adalah membunuh induk orang utan sebagai upaya mengambil bayi orang utan untuk dapat diperjualbelikan di pasar gelap. Berdasarkan data dari Orangutan Conservation Service Program (OCSP), setiap tahun 500 ekor orang utan Kalimantan diperjualbelikan secara ilegal. Hal ini mencerminkan lemahnya pemerintah dalam upaya melindungi satwa endemik ini. Seharusnya pemerintah memperketat aturan-aturan kegiatan jual beli satwa langka. 

Selain itu, mulai berkurangnya populasi orang utan karena adanya pembukaan lahan secara agresif dengan membabat habis hutan untuk membuka perkebunan kelapa sawit. Kerusakan hutan akibat pembukaan lahan tersebut tentunya turut mengancam keberadaan orangutan. Bayangkan saja, pembukaan lahan pastinya akan mempersempit habitat mamalia yang hidupnya di pohon ini. Akibatnya, mereka akan kesulitan mendapatkan makanan di sisa lahan hutan yang tersedia. Namun, kematian satwa ini bukan saja karena habitat hidupnya rusak karena dialihgunakan menjadi lahan perkebunan kelapa sawit. Mirisnya, para pemilik perkebunan kelapa sawit itu justru menganggap hewan ini adalah hama pemakan kelapa sawit. Bahkan mereka memerintahkan para pekerjanya untuk membantai orangutan yang tersesat ke perkebunan tersebut, seperti kasus yang terjadi di Kalimantan belum lama ini.



Sungguh miris mendengar fakta-fakta tersebut, seharusnya kita sebagai rakyat Indonesia melindungi satwa endemik asli Indonesia tersebut. Orang utan Sumatera dan Kalimantan tersebut merupakan aset berharga bangsa ini. Apabila dimanfaatkan secara tepat, orang utan dapat menjadi penyumbang devisa besar untuk Indonesia. Ayo kita selamatkan keberadaan orang utan di bumi Indonesia kita tercinta !


Monday, December 5, 2011

Ada Banyak Aktris dan Aktor di mata kuliah KI


          Beberapa waktu yang lalu, salah satu mata kuliah paling menyenangkan se-Jurusan Sistem Informasi atau bahkan se-ITS yaitu Ketrampilan Interpersonal memberikan tugas kepada mahasiswanya untuk menampilkan Talent Show berbentuk drama bertema tradisonal. Drama ini dimainkan oleh satu tim yang memungkinkan untuk membuat suatu pertunjukan drama yang kreatif dan semenarik mungkin dengan unsur tradisional sebagai komponen utama.  Banyak dari kami yang mengangkat cerita rakyat dari suatu daerah di Indonesia dengan alur cerita yang dimodifikasi sedemikian rupa dengan kreativitas masing-masing tim.

             Pada saat talent show dimulai satu per satu tim unjuk kebolehan. Saya sangat takjub melihat akting teman teman yang sangat total untuk memainkan peran mereka. Beberapa dari mereka sudah selayaknya aktris yang sudah membintangi banyak sinetron. Mereka dapat memainkan karakter yang sangat berbeda dari karakter mereka sebenarnya. Contohnya saja saat memerankan tokoh banci, banyak teman-teman pria saya yang sangat luwes memerankan karakter tersebut. Mereka sangat menikmati saat ditonton oleh orang lain, hampir tak ada sedikitpun raut wajah malu-malu. Bukan hanya karakter banci, namun semua peran yang dimainkan, kami memberikan seluruh kemampuan dan  mengalahkan rasa malu dan ego kami demi bagusnya penampilan drama masing-masing. Lalu pada saat memerankan tokoh antagonis, misalnya pada karakter bawang merah. Mereka mampu berakting galak dan terlihat totalitas mereka. 


           
      Tugas talent show ini sendiri untuk saya bukan hanya untu sekedar mencari nilai. Dalam proses pembuatan drama hingga penampilan drama, banyak sekali pembelajaran yang dapat saya ambil. Yang pertama adalah kerja sama tim. Mulai dari menyusun dialog hingga membuat properti semuanya dikerjakan secara bersama-sama. Setiap karakter di dalam cerita juga mempunyai keterkaitan yang kuat sehingga sangat diperlukan kerjasama untuk dapat menciptakan chemistry antar pemain. Pelajaran kedua yang saya dapatkan adalah untuk meraih suatu hasil yang maksimal memerlukan pengorbanan yang sangat besar. Sebagian besar tim mau merelakan waktu belajar dan waktu istirahatnyanya untuk mempersiapkan talent show ini. Mereka merelakan waktu mengerjakan tugas kuliah terpotong untuk sekedar latihan drama atau mencari kostum dan membuat properti. Belum lagi tenaga dan biaya yang dikeluarkan tergolong tidak sedikit. Pelajaran ketiga, talent show ini sangat efektif melatih keberanian dan kepercayaan diri kita untuk tampil di depan umum, yang diharapkan menjadi bekal kita nanti saat terjun ke lapangan pekerjaan kita mempunyai keterampilan untuk berbicara di depan umum dengan baik. Itulah sedikit cerita yang dapat saya bagikan tentang mata kuliah Keterampilan Interpersonal yang sangat menyenangkan. Semoga opini dapat menginspirasi.





Thursday, December 1, 2011

Resensi Film : A Walk to Remember

Genre : drama
Bintang : Mandy Moore, Shane West
Sutradara : Adam Shankman
Penulis Skenario: Karen Janszen
Distributed by : Warner Brothers
Durasi Waktu : 101 menit 

Sinopsis :
A Walk To Remember adalah kisah cinta remaja yang diangkat dari novel laris karya Nicholas Sparks. Bagaimana rasanya jika seseorang yang merubah kehidupan anda menemui ajal? Hal tragis inilah yang terjadi oleh Landon Carter (Shane West). Sutradara Adam Shankman mengadaptasi novel karya Nicholas Sparks ini sehingga menghasilkan sebuah film yang romantis dan sedih. Landon beserta teman kelompoknya adalah salah satu gang yang terkenal di sekolah Beaufort, North Carolina. Mereka selalu melakukan hal-hal yang aneh dan tidak bermoral. Di sisi lain ada gadis bernama Jamie Sullivan yang memiliki sifat yang berbeda. Ia adalah seseorang pendiam, penyayang dan juga beragama karena ayahnya adalah seorang pendeta. 
Suatu malam Landon dan terlibat peristiwa kecelakaan akibat ulah tak bermoral mereka. Landon yang bertanggung jawab atas kecelakaan ini karena dia lah yang merencanakan pesta mabuk-mabukkan. Oleh karena itu, kepala sekolah memberikan dua hukuman berat yaitu mengajar kelas dan juga berpartisipasi di sebuah drama di sekolah. Hukuman inilah yang mempertemukan Landon dan Jamie. Mereka berdua masuk di pentas drama sekolah dan makin lama Landon menjadi jatuh cinta kepada Jamie karena ada keunikan tersendiri yang terdapat pada Jamie. Mereka menjadi pasangan yang sangat berbahagia, hari-hari yang indah mereka lalui bersama. Landon sangat mencintai Jamie dan sebaliknya.  Namun kebahagiaan ini sekejap hilang saat Jamie mengakui bahwa dirinya menderita penyakit Leukimia dan hidupnya tak lama lagi. Disinilah rasa cinta Landon dan Jamie diuji. Cinta Landon takkan berubah walaupun ajal yang memisahkan mereka.
Opini

A Walk to Remember merupakan salah satu film drama terbaik sepanjang masa. Kisah A Walk to Remember mudah ditebak dan juga sederhana. Namun film ini menyajikan suasana yang emosional dan menyedihkan sehingga cerita berjalan menarik. Penikmat film akan dibawa dengan suasana romantis khas percintaan anak muda modern. Penonton juga akan dibawa berlinang air mata menyaksikan perjuangan cinta mereka berdua melawan penyakit Leukimia yang diderita Jamie. Akhir cerita yang tragis dan menyedihkan adalah salah satu kelebihan dari film ini. Akhir yang tragis dan menyedihkan ini kebanyakan sangat melekat pada penonton sehingga mereka sangat terkesan pada film ini. Menurut saya film ini patut dinilai 8/10. Film ini sangat cocok ditonton oleh penggemar film drama cinta menyedihkan. 






Aku Peduli dengan Masa Depan Bangsaku



Saat melihat cuplikan video yang saya temukan di salah satu tumblr milik teman saya, saya tidak begitu memperhatikan pesan yang ingin disampaikan disana. Namun ketika saya melihatnya lagi, saya sedikit tertegun. Ada pesan penting yang disampaikan dalam video ini. Ketika kita melihat dan mendengar tulisan yang diputar ke bawah, kita melihat kebobrokan negeri ini, dari masalah moral dan integritas yang derajatnya lebih rendah dari uang, degradasi moral generasi muda, masalah kawin cerai dan video mesum yang dianggap biasa, serta korupsi yang sudah menjadi budaya. Ketika kita mendengarkan video ini, sang pembaca narasi seakan sudah putus asa dengan masalah - masalah pelik negeri ini, dengan nada yang sedikit mencemooh seakan sudah tidak ada lagi harapan untuk suatu perubahan bagi bangsa ini. Masalah - masalah pelik ini seakan membuat kita tidak percaya lagi Indonesia akan tetap jaya.

Lalu apakah kita sebagai generasi muda akan pasrah dan akan kehilangan harapan begitu saja ? Jawabannya adalah TIDAK. Bagaimana caranya ? Caranya hanyalah berpikirlah secara positif. Contohnya pada video ini, lihatlah ketika kita membacanya dengan dibalik arah putarannya ke atas. Pernyataan - pernyataan tentang bangsa ini yang bisa dikatakan suram  saat kita membaca dari bawah menjadi sangat berbeda maknanya ketika kita membacanya dari atas. Kami generasi muda peduli dengan bangsa ini. Saya percaya Indonesia masih akan tetap jaya. Generasi kita bukan generasi yang hancur, generasi kita lah yang akan merubah Indonesia menjadi lebih dan sangat lebih baik pada saat ini. Indonesia bukanlah negara yang nilai-nilai moralnya hilang. Anak cucu kita tidak akan menuai kebobrokan kita, anak cucu kita akan merasakan kenikmatan menjadi negara yang besar.

Memang mengubah kehidupan suatu bangsa tak semudah itu, namun video ini menjadi inspirator hebat untuk kita para generasi muda. Sebagai generasi muda kita perlu tindakan konkret. Jangan berpikir negatif, berpikirlah secara positif. Berpikirlah solutif dan kreatif. Mulailah dari diri sendiri, belajarlah bersikap jujur, bertanggung jawab dan visioner. Kita adalah generasi muda yang peduli terhadap bangsa Indonesia. Mulailah dari sendiri dan nantinya kita akan bersama - sama merubah Indonesia menjadi lebih baik.

kita bisa menjadikan negeri ini lebih baik
masih ada yang peduli dengan bangsa ini
memandang ke depan, aku melihat
Indonesia akan tetap jaya
negaraku masih menjunjung moral yang tinggi
moral, integritas, keadilan lebih penting dari
hidup enak, posisi dan uang
masa depan bangsaku
AKU PEDULI




Sunday, November 27, 2011

Resensi Film : Monte Carlo

Genre : drama
Rilis : 1 Juli 2011
Director : Tom Bezucha
Durasi : 150 menit
Artis : Selena Gomez, Leighton Meester 
Katie Cassidy 

Sinopsis

Sudah lama Grace (Selena Gomez) berharap bisa berlibur ke Paris. Saat tabungan sudah cukup, berangkatlah Grace bersama teman dekatnya Emma (Katie Cassidy) dan saudara tirinya Meg (Leighton Meester) ke kota yang konon adalah kota terindah di dunia ini. Awalnya mereka sangat antusias karena impiannya untuk dapat berlibur ke Paris terwujud. Namun, liburan ke Paris ini sama sekali tak seperti yang dibayangkan Grace. Banyak sekali cobaan-cobaan yang datang kepada mereka selama melakukan perjalanan wisata.

Kekesalan Grace karena liburan yang tak seperti harapannya itu mengantarkan mereka bertiga ke sebuah hotel bintang lima di suatu sudut kota Paris.  Awalnya mereka bertiga berniat untuk mengeringkan pakaian mereka yang basah terguyur hujan, namun entah karena keberuntungan atau apa, di hotel yang sama datanglah seorang putri raja bernama Cordelia yang wajah dan perawakannya sangat menyerupai Grace. Cordelia sedang diburu para wartawan karena kelakuannya yang memang sangat kontroversial sebagai putri raja. Cordelia tiba-tiba menyelinap pergi dari hotel, dan orang-orang mengira bahwa Grace adalah Cordelia. Semenjak saat itu, kehidupan Grace dan kedua orang temannya menjadi sangat mewah dan menyenangkan . Mereka mendapat fasilitas terbaik dan perlakuan istimewa dari semua orang. Grace selama beberapa hari harus berperan sebagai Cordelia dan harus mengikuti sebuah acara lelang di Monte Carlo. Di kota Monte Carlo inilah Grace dan Meg bertemu dengan belahan jiwa mereka. Sampai pada suatu hari anggota keluarga Cordelia menaruh curiga pada sikap Coredlia yang berubah dan tidak seperti biasanya. Akhirnya kedok Grace yang sebenarnya terungkap oleh Cordelia. Grace dan kedua temannya bingung mencari cara bagaimana cara untuk menjelaskan tentang ketidaksengajaan ini kepada Cordelia dan pria-pria yang mereka temui saat masih berperan sebagai Cordelia.


Opini

 Sebagai penikmat film drama, saya sangat suka dengan jalan ceritanya yang sederhana namun sulit untuk ditebak. Penonton dimanjakan dengan alur cerita yang tidak monoton, alur cerita Monte Carlo ini sangat berbeda dengan film drama yang lain yang sangat menonjolkan kesan "drama quenn". Terlebih lagi latar belakang kota Paris dan Monte Carlo yang teramat indah, lebih lagi kedua kota ini memiliki suasana romantis yang sangat memanjakan mata. Bagi para wanita yang sangat menyukai drama-drama fairy tale  pasti akan terhibur oleh jalan cerita. Selena Gomez sebagai pemeran utama sangat memukau para penikmat film ini karena karakter Grace dan Cordelia yang sangat melekat pada dirinya. Saya berikan nilai 8/10 pada film Monte Carlo ini karena film ini cocok untuk menghabiskan waktu luang anda, cocok pula untuk penggemar drama fairy tale dan drama petualangan .


 

Blog Template by BloggerCandy.com